oleh

Pengusaha Muda NU Witjaksono Berpeluang Jadi Menteri, Ini Alasannya

Jakarta – Apa yang disampaikan Ketua Sekolah Tinggi Psikologi (Stipsi) Yogyakarta, Galuh Setia Winahyu, bahwa nama pengusaha NU Witjaksono berpeluang jadi menteri, kini terungkap. Sebab, namanya masuk dalam radar survei pakar Arus Survei Indonesia (ASI) sebagai figur milenial yang potensial jadi menteri.

“Witjaksono adalah pengusaha muda NU yang mampu dan menjadi satu-‎satunya pengusaha di Indonesia yang selama dua tahun berturut-turut mendirikan dua perusahaan Tbk, saat‎ usianya 34 tahun, Local Champions 2017 oleh Forbes, Ketua KorNas Pertanian PBNU-‎Kementan, di mana saat ini ia berusia 37 tahun,” kata Galuh Setia Winahyu.

Di kalangan milenial profesional, Witjaksono bisa jadi satu-satunya tokoh milenial yang mewakili NU. Witjaksono merupakam Ketua KorNas Pertanian PBNU-Kementan dan juga memangku sebagai Wakil Ketua Perkumpulan Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (P2N) dan aktif dalam membina koperasi-koperasi binaan kerjasama dengan PBNU.

Namanya bersandingan dengan Nadiem Makarim. Sebab, ia merupakan pengusaha muda sukses NU sekaligus pendiri 2 perusahaan Go Public (PT.DPUM, Tbk dan PT.DAJK, Tbk) dengan valuasi mencapai sekitar Rp 9 triliun (2016).

Selain itu, ia disebut potensial karena selama ini punya kedekatan khusus dengan Presiden Jokowi. Namanya juga mulai mencuat pertama kali saat di sebut Jokowi di hadapan para pengusaha muda di Jawa Tengah.

Sebagaimana dikatakan Direktur Eksekutif ASI, Ali Rif’an, selain faktor kompetensi, faktor kedekatan dengan Jokowi ataupun dukungan partai politik dan ormas, termasuk pernah berjasa pada pilpres 2019 lalu, juga jadi pertimbangan.

“Tentu ukurannya tidak sekadar kompetensi, tapi dukungam partai, atau ormas, atau kedekatan Jokowi. Potensi calon menteri milenial bisa dilihat dari situ. Karena kalau kompetensi, banyak sekali anak muda Indonesia yang punya,” kata Ali Rif’an dalam acara bedah hasil survei pakar/public opinion makers (POM) bertema “Berebut Menteri Milenial, Siapa Paling Potensial?” di Hotel Alia Cikini, Jakarta, Minggu (21/7).

Dari situlah Witjaksono disebut potensial karena selain punya kompetensi, ia juga punya kedekatan dengan Jokowi, bisa direkomendasilan NU dan pada pilpres 2019 lalu all out melakukan penggalangan dukungan ke Jokowi-Ma’ruf Amin melalui gerbong Alumni Universitas Diponegoro mengingat ia menjabat sebagai ketua.

Sebagai informasi, hadir dalam bedah hasil survei tersebut sebagai narasumber Prof. Dr. Lili Romli, M.Si (Peneliti Utama LIPI), Bhima Yudhistira (Ekonom INDEF) dan Ali Rif’an (Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia).

Berikut ini skor penilaian para pakar/public opinion makers terhadap 10 figur milenial profesional, yakni Emil Dardak (79,66), Nadiem Makarim (78,88), Acmad Zaky (73,76), Witjaksono (71,78), Inayah Wahid (70,58), Dian Sastrowardoyo (70,36), Ferry Unardi (68,28), Gibran Rakabuming Raka (65,34), Wiliam Tanuwijaya (64,12) dan Sunanto (59,80).

Komentar

News Feed